Melejitkan prestasi dengan menulis
Resume Ke-5
Tanggal : 26 Januari 2022
Tema : Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi
Nara Sumber : Aam Nur Hasanah,S.Pd
Moderator : Dail Ma`ruf
Assalamu`alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Bismilahirrahmanirrahiim
Pertemuan ke-5 program menulis malam ini dengan tema menulis membuatku naik kelas dan prestasi disampaikan nara sumber Ibu Aam Nur Hasanah,S.Pd yang di moderatori oleh pak Dail Ma'ruf. beliau termasuk nara sumber yang hebat banyak prestasi sampai saat ini sudah 41 karya bukunya baik buku antologi maupun buku solo. ...mantab. untuk lebih lengkap profil narasumber bisa dilihat link berikut : https://aamnurhasanah12.blogspot.com/2021/01/intip-profilku-yuks.html
Dibuka dengan bacaan Surat Al-Fatihah Sebelum materi dimulai terlebih dulu Bunda Aam memohon izin dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Omjay, selaku Founder sekaligus Guru Blogger Indonesia, yang telah menularkan virus ngeblog dan virus literasi, sehingga beliau bisa berkembang dan mengupgrade ilmu yang di dapat. beliau merasa sebelumnya bukan siapa-siapa, bukan orang besar, dan bukan orang yang memiliki segudang prestasi. sama seperti dengan peserta yang , memulai di kelas belajar menulis. awalnya mengikuti BM pada gelombang 8 karena kurang fokus hingga tidak melanjutkan akhirnya ikut kembali digelombang 12 sehingga menemukan kekuatan baru semangat dan bangkit menulis resume kembali hingga lulus.
Menulis merupakan bakat dan potensi seseorang kalau slalu dilatih, diasah,dikembangkan maka akan menjadi prestasi yang melejit. melejitkan potensi menulis tidak mudah dengan membalik kedua tangan tapi dengan berproses selalu berlatih niat,yang kuat, punya banyak ide, berlatih menulis dan penuh semangat menulis sehingga apa yang menjadi tulisan kita dibaca oleh banyak orang, dan tulisan yang bermanfaat akan dapat melejitkan diri penulis naik derajat menuju prestasi bahkan menjadi rezki yang barokah saat tulisan menjadi karya buku ber ISBN dan best seller karya menulis akan menjadi berbuah manis.
Memang ada saja kendala dalam menulis tetapi jika tetap fokus menulis maka apa yang akan sampai harapan seperti yang telah dialami bu Aam mulai menulis dimulai dari 0 kemudian selalu berproses rajin membuat resume dalam pelatihan menulis, hingga jadi moderator,kurator,editor, hingga nara sumber mencapai puncaknya yaitu menjadi penulis yang berprestasi menulis buku solo dan antologi.
Setiap hari pasti kita dihadapkan pada kesibukan kesibukan baik kerja maupun keluarga untuk dapat tetap fokus dan konsentrasi dalam menulis maka seorang penulis harus bisa mengambil skala prioritas termasuk membuat jadwal mana waktu luang untuk digunakan menulis.
Dan biasanya waktu malam yang sunyilah yang bisa memunculkan ide kreatifitas sehingga bahan tulisan bisa runtut dan sistematis. ide menulis dapat didapatkan dari mana mana dengan membaca, dengan sesuatu melihat didepan kita atau juga dapat dari sebuah mimpi. pengalaman terbaik kita juga bisa menjadi buku yang tebal jika mau menulis dan dibukukan.
Disamping itu untuk memantabkan tulisannya dari keragu-raguan,kekuatiran, atau kekurang PD-annya seorang penulis harus memiliki guru atau mentor khusus yang selalu memberikan arahan, membimbing dan memotivasi penulis. karena ilmu harus digurukan. meminjam bahasa omjay dikolom komentar saya saat menulis resume pada opening ceremoni " ayo belajar menulis pada pakarnya" , penulis juga sering mengikuti pelatihan-pelatihan menulis untuk menambah ilmu atau wawasan menulis membiasakan menulis di blog, sering membaca karena dengan membaca akan mengetahui dunia dan dengan menulis akan dikenal dunia.
Bunda Aam memberikan rahasia menulis yaitu jangan menjadikan menulis menjadikan beban tapi jadikanlah kebutuhan. sehari saja tidak menulis maka hidup akan terasa kurang bagai sayur kurang garam. jadikan menulis sebagai passion atau gairah yang terus memompa semangat untuk berkarya mengukir keabadian.
Kemudian untuk menghantarkan menulis menjadi prestasi salah satu triknya juga jika ada even-even lomba menulis diblog mencoba untuk mengikuti even tersebut. untuk melatih percaya diri dan menguji keberanian sehingga dari mengikuti even lomba bisa menghantarkan seorang penulis mencapai prestasi kalau juara akan dikenal oleh semua orang. bertambah semangat dan termotivasi dalam menulis.
Akhirnya materi ditutup dengan pesan bunda Aam :
" Jangan takut untuk menulis,jangan takut untuk berproses,jangan takut untuk naik kelas"
" Jangan menunggu waktu baru menulis, tapi luangkan waktu untuk menulis "
" Rajin menulis karyamu berbuah manis"
Matur suwun Bunda Aam Nur Hasanah,S.Pd dan Pak Dail Ma`ruf . Semoga ilmu yang diberikan barokah dan manfaat. Jazakumullah Khoiron Katsiro
Dan semoga peserta menulis gelombang 23-24 selalu diberikan kesehatan,kesempatan,keselamatan dan kebahagiaan.
Wassalamu`alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Luar bisa kisah bu aam. Semoga kita belajar dari semangatnya menulis
BalasHapusAamiin. Terimakasih motivasinya omjay
HapusTerima kasih Omjay. Semoga makin banyak yang semangat hingga lulus dan menerbitkan buku solo. Semangat terus sampai lulus ya...
BalasHapusTerimakasih motivasinya bunda Aam. Mohon do'a
HapusLuar biasa...mantaaaf. Salam literasi
BalasHapusTerimakasih,Salam Literasi
HapusBagus pak tulisannya.. semoga sukses...
BalasHapusAamiin, terima kasih
Hapus